GELORA.ME - Sering dianggap sekadar sakit kepala, migrain cenderung menimbulkan nyeri hebat berupa sensasi berdenyut dan bisa berlangsung hingga tiga hari.
Gejala peringatan dini yang terjadi termasuk rasa pusing, kesulitan berbicara, dan perubahan suasana hati. Gejala tergantung pada jenis migrain yang diderita.
Seorang ahli saraf dan spesialis migrain di AS, mengatakan bahwa coklat dianggap sebagai makanan pemicu yang populer.
“Kakao diperkirakan mempengaruhi pelepasan serotonin, kemungkinan berkontribusi terhadap patogenesis migrain,” tambah Wilhour.
Ia menambahkan, meskipun coklat mengandung serotonin dan triptofan pendahulunya, dengan kadar lebih tinggi pada 85 persen kandungan kakao, penelitian yang ada belum mengkonfirmasi hubungan langsung dengan induksi migrain.
Beberapa cara yang dilakukan seperti menghindari stres, menjaga hidrasi, memastikan cukup tidur, dan menghindari cahaya terang adalah langkah-langkah yang diambil untuk mencoba dan mengurangi risiko timbulnya migrain.
Melewatkan camilan manis di malam hari juga bisa membantu menghilangkan sakit kepala.
Hingga sekarang belum diketahui penyebab migrain, namun orang-orang lebih mungkin menderita migrain jika mereka memiliki anggota keluarga dekat yang juga menderita migrain.
Penderita diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter umum untuk mendapatkan bantuan dan nasihat.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meringankan atau mengurangi migrain seperti:
- Tidur atau berbaring di ruangan yang gelap
- Menghindari makanan yang memicu migrain Anda
- Batasi kafein dan alkohol
- Pertahankan berat badan yang sehat
- Makanlah pada waktu yang teratur
- Berolahraga secara teratur
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: rbg.id
Artikel Terkait
Ditemukan Pelanggaran, Kemenag Cabut Sertifikat Halal Roti Okko
10 Tahun Pemerintahan Jokowi: Warisan Utang Menggunung, Tak Sebanding dengan Pertumbuhan
Viral Banyak Anak Cuci Darah di RSCM, Ini Penyebab serta Pencegahannya
Hasil Uji BPOM: Roti Okko Mengandung Pengawet Ilegal, Roti Aoka Lolos Uji